Beranda Data Info Regional Profil Daerah Publikasi Dashboard SIMREG BETA
Info Regional
Defisit Anggaran Melebar Jadi 2,8%

Selisih penerimaan dari target pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P) 2015 mengerek defisit semakin lebar. Hingga 7 Oktober, realisasi pendapatan baru mencapai 57% dari target atau senilai Rp1004,112 triliun.

Kementerian Keuangan mengklaim rendahnya realisasi ini disebabkan turunnya Pendapatan Negara Bukan Pajak akibat penurunan harga minyak dunia dan harga sejumlah komoditas ekspor. Hal ini ditambah lagi turunnya produksi minyak mentah Indonesia tahun ini.

"Ada shortfall karena lifting (minyak)-nya lebih rendah dan harga lebih rendah," ungkap Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani ditemui di kawasan Kementerian Keuangan, Selasa (27/10).

Penurunan harga dan lifting itu dikatakan Askolani terlalu dalam, sehingga depresiasi nilai tukar rupiah tidak bisa mengkompensasi nilainya.

"Turunnya real PNBP sekitar 5-6% dari target," tambah Askolani. "Dampak ICP nurunin (penerimaan), lifting nurunin (penerimaan), tapi depresisasi naikin, tapi ketemunya tetap di bawah target. kalau tidak ada pelemahan kurs, penurunannya lebih dalam."

Realisasi belanja negara dikatakan Askolani sedikit lebih tinggi dari realisasi penerimaan, yakni 64% dari target atau senilai Rp 1269,824 trliun. Dengan demikian selisih penerimaan dan belanja ialah Rp 265,712 triliun, atau 2,77% terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB), melebar dari dari angka terakhir yang diungkap pemerintah yakni Rp 150 triliun.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahazil Nazara mengatakan titik aman defisit anggaran bisa ditoleransi ialah 2,7%. Sementara itu Undang-Undang APBNP 2015 mengatur defisit anggaran tidak boleh melebihi 3% terhadap PDB dengan pembagian 2,5% defisit anggaran pemerintah pusat dan 0,5% defisit di pemerintah daerah.

Karenanya, Indonesia terpaksa menggenjot pembiayaan melalui utang untuk menutupi defisit.

"Kalau defisit melebar, yah kan butuh pembiayaan terus mengatur belanja-belanja. Pendapatannya tidak sampai, kita tambah pembiayaan," kata Suahazil.

Hal ini menurutnya dilakukan pemerintah sebagai langkah preventif, meskipun trennya belanja pemerintah daerah jarang sekali menyumbang defisit.

"Dalam realsiaisnya dari tahun-tahun lalu, malah yang terjadi adalah Silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran). Tapi kalau kita percaya ada Silpa, itu suatu masalah sendiri, bagaimana meminimalkan silpa," paparnya.

Padahal, belanja dengan realisasi terbaik ialah transfer daerah yang selalu tepat waktu.

Selain berdampak menggembungkan utang, shortfall pajak juga berpengaruh pada target penerimaan pajak tahun 2016.

"Target pajak tahun depan berdasarkan prognosa 2015 yang sudah memperhitungkan shortfall," imbuh Suahazil.

Sementara itu, pembahasan mengenai. Rancangan APBN 2016 akan dikebut pemerintah minggu ini. Kamis (30/10) pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat akan bersidang untuk mengesahkan RAPBN menjadi APBN 2016.

"Pokoknya semua proses APBN sudah selesai. Tinggal rapat kerja dan Paripurna," tegas Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro
(Fathia Nurul Haq)-Media Indoenesia.com/Ekonomi
Photo
Gallery
Video
Gallery
Tautan
Bappenas
Badan Pusat Statistik
Direktorat KKDT
Direktorat Tata Ruang
Direktorat OTDA
Direktorat Perkodes
Kritik dan Saran

iillgfly

1

ufghqtph

1

psbgbb

rHVRSU <a href="http://jmerpyxhtaac.com/">jmerpyxhtaac</a>, [url=http://aifitfzaiief.com/]aifitfzaiief[/url], [link=http://sihitpasbdfr.com/]sihitpasbdfr[/link], http://amjvwucxtgit.com/

topmonkey

payday advance loans <a href="http://lhglafhlkjhsfuwqeyrkjhaasf.com"> payday loans online no credit check</a> &lt;a href=&quot;http://lhglafhlkjhsfuwqeyrkjhaasf.com&quot;&gt; payday loans mn&lt;/a&gt; [url=h

annanamf

payday loans las vegas <a href="http://cashadvances2017.com"> online payday loans no credit check</a> &lt;a href=&quot;http://cashadvances2017.com&quot;&gt; online payday loans no credit check&lt;/a&gt; [url

bjdrfqdfmc

BO6meT <a href="http://vihzcgejzjzm.com/">vihzcgejzjzm</a>, [url=http://ddquzgjxcfwc.com/]ddquzgjxcfwc[/url], [link=http://shoodyjjeuqw.com/]shoodyjjeuqw[/link], http://efpicnrtzmtn.com/

peassgpq

1

nmrbpeei

1

muhamad agung

saya memerlukan data PDRB kab. Malang tahun 2001-2010 untuk keperluan tugas akhir saya. mohon dipublikasikan. terimakasih.

shfhruij

1

Simreg © Copyright 2013
Kedeputian Bidang Pengembangan Regional dan Otonomi Daerah
Kementerian PPN/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
Home | Kritik dan Saran| Hubungi Kami
Visitors
56552